EKSPOSRAKYAT.net

Portal Berita Para Citizen Journalist Indonesia

Aneka kue tradisional khas kaltim untuk berbuka

Published on Agu 09 2012 // Jajanan

 

 

pedagang kue menjajakan barang dagangannya jelang berbuka

Samarinda, Kaltim. Kamis (9/8). – Bulan Ramadan memang sering diidentikkan dengan Pasar Ramadhan. Berbagai jenis makanan dan kue dijual para pedagang untuk menu berbuka puasa. Namun bagi sebagian orang Samarinda tak lengkap rasanya berbuka puasa tanpa kue khas tradisional Kalimantan.

Meski hari masih siang dan waktu berbuka puasa masih berjam-jam lagi. Pasar Ramadhan di salah satu komplek Gor Segiri Samarinda ini sudah dipenuhi pembeli. Mereka rupanya tak ingin kehabisan kue kegemaran yang dijual hanya pada bulan Ramadan, seperti kue Sari Muka, Hamparan Tata dan Bingka.

 

Nanang, salah seorang pedagang kue tradisional mengatakan kue khas Kalimantan ini menjadi langganan para pembeli saat bulan Ramadhan tiba, pasalnya tanpa kue tradisional ini menurut sebagian warga Samarinda tak lengkap rasanya. Dalam seharinya nanang bisa menjual sedikitnya 100 loyang dengan isi 7 potong kue untuk satu loyang nya. Harganya pun cukup murah, mulai dari Rp. 5000.

 

“Kalau kue tradisional dari nenek menurun ke anak cucu, dalam sehari lebih dari 100 talam(baqi) terjual” tutur Nanang.

 

Tak hanya warga muslim yang berburu kue tradisional di pasar Ramadan ini. Aneka kue tradisional  yang menggugah selera di sini juga mengundang umat Non-Muslim untuk mencicipi nya.

 

Di pasar kue Ramadhan ini juga dijual berbagai macam makanan khas Kalimantan, seperti Ayam Masak Habang atau Merah, Soto Banjar, Buras dan Lemang serta berbagai jenis sayuran dan ikan siap santap. Selain menjadi menu pembuka puasa, para pembeli banyak yang membeli makanan untuk persiapan sahur.

 

comment closed