EKSPOSRAKYAT.net

Portal Berita Para Citizen Journalist Indonesia

BOS Dimana; Dampak Mutasi Kepsek Sekolah Tinggalkan Hutang

Published on Sep 03 2013 // Peristiwa
SDN Bulak II Kecamatan Kandanghaur Indramayu

SDN Bulak II Kecamatan Kandanghaur Indramayu

INDRAMAYU – Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan sekolah yang bersumber dari Dana Operasioanl Sekolah(BOS) saat ini sangat memprihatinkan dan butuh perhatian serius dari Disdik Indramayu, pasalnya langkah yang dilakukan oleh pihak penyelenggara sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan dibidang sarana dan prasarana harus berahir dengan tuntutan pihak ketiga, pasca mutasi karena meninggal dunia Kepala Sekolah SDN Bulak II Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu tinggalkan  hutang sebesar RP. 50.406.000.-

Ali Sahali, SH Kuasa hukum dari pihak ketiga saat ditemui, Senin(2/9), mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan dan kuasa dari klien, untuk menyelesaikan perdamaian/mediasi maupun melaporkan tindak pidana serta mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Indramayu, terhadap perkara yang menyangkut uang titipan atas nama Sucipto, Talem dan Warni sebesar  Rp. 19 Juta rupiah untuk keperluan SDN Bulak II sejak tahun 2012 hingga sekarang belum juga dibayar.

”Kami Kuasa hukum dari klien (pemohon) sudah mengirimkan Surat Somasi kepada pihak Sekolah SDN Bulak II, namun hingga saat ini belum ada tanggapan yang serius dari pihak sekolah, padahal alat bukti berupa kwitansi dan surat kuasa sudah dilampirkan,”ungkapnya.

Dikatakannya, bahwa kondisi keuangan yang telah terjadi menimpa SDN Bulak II merupakan bagian dari persoalan hukum yang meski bisa diungkap dan pasti terjadi disekolah lain, karena dugaan kuat adanya penyimpangan Dana BOS yang semestinya tidak mengorbankan keuangan murid seperti uang tabungan tidak akan terjadi, namun faktanya pemanfaatan dan penggunaan Dana BOS tidak bisa untuk menyelesaikan persoalan hutang kepada pihak pemberi investasi dengan bunga yang sudah disepakati, padahal hutang hutang dari pihak luar tersebut dipergunakan untuk pembangunan sarana dan penunjang pendidikan.

“Saya akan dalami kasus ini bukan hanya persoalan perdatanya saja bahkan aroma tindak pidana korupsi akan kami  usut dan laporkan.” Tambahnya.

Terpisah Kepala Sekolah SDN Bulak II Mujarudin, S.Pd.I ketika di konfirmasi, Senin Sore(2/9)di rumahnya membenarkan jika saat ini sekolah memiliki hutang kepada pihak luar, tetapi pihaknya tidak mau bertanggung jawab terhadap persoalan hutang piutang tersebut, karena itu adalah tanggung jawab pihak kepsek terdahulu.

”Saya tidak mau membayar hutang hutang mereka wong uangnya saja tidak tau, masa saya baru masuk jadi kepala sekolah diminta menyelesaikan hutang hutang sekolah, justru saya menanyakan sisa kas tabungan sejumlah 36 juta kemana.” Paparnya.

Sementara menanggapi Somasi yang disampaikan pihak Kantor hukum Sahali, SH dan Rekan, pihaknya belum menanggapi secara serius dan tidak akan melakukan langkah jawaban sesuai dengan arahan dan petunjuk Pengawas SD di wilayah UPTD Pendidikan Kecamatn Kandanghaur.

Kondisi Bangunan SDN Bulak II Kecamatan Kandanghaur Indramayu

Kondisi Bangunan SDN Bulak II Kecamatan Kandanghaur Indramayu

Data yang dapat dihimpun Eksposer terkait laporan keuangan SDN Bulak II, hingga akhir bulan April 2013 kemarin, ternyata pihak sekolah disamping memiliki hutang kepada pihak luar sekolah, terdapat juga keterangan yang ditandatangi oleh Kepsek dan bendahara bahwa sekolah juga mempunyai hutang dari uang tabungan murid sebesar Rp. 31.406.000,- dengan perincian penjelasan hutang dari sisa tabungan tahun 2011/2012 sebesar Rp. 13.253.000 dan hutang sedang berjalan 2012/2013 sebesar Rp. 18.153.000,- sementara alokasi Dana BOS yang diterima sekolah tersebut pada TA 2012/2013 sebanyak 270 murid.

Hingga Berita ini diturunkan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kandanghaur dan Pengawas SD yang menurut keterangan Kepsek mengetahui dengan jelas, belum dapat memberikan keterangan karena yang bersangkutan tidak ada dikantornya. **(Ihsan/Roby)

 

  • Sutadi Suradilaga

    Dilema BOS sudah menjadikan sumber pembagian triwulan ke semua elemen birokrasi di Disdik ….
    coba kalo mengacu ke juknis BOS maka tindakan tersebut diatas sudah menyimpang, karena pembayaran BOS dibayar kedepan bukan dibayar tunggakan ….

    • Ihsan

      Sadar atau tidak sadar itulah yang terjadi dan hampir marak dilakukan disemua sekolah, apalagi posisi jabatan kepsek dijadikan ajang komersil …wah naudzubillah, semoga mereka mendapat hidayah tuhan untuk kembali kejalan yang benar…amiin, renungan malam.